Jangan Baca

Catatan:
Tak ada motif untuk ditujukan pada seseorang. Hanya suratan fiksi. Melepas kepenatan seusai bertarung melawan yang tak harus anda tahu karena saya tahu anda benci mendengar'a. Serta merusak kelaziman apa yg banyak dikata dalam status kebanyakan user. Tak ada paksaan untuk anda membaca notes ini. Jika tetap memaksa ingin membaca tarik nafas anda lalu biarkan logika dan imajinasi anda mengalir seiring aliran darah anda.

(Metode cinta ala asam fosfat)

Handphone itu seolah2 berdering 3x, 3x malah kubuka tak ada apa2, sepi. Apa tanda dia ingin menambah penderitaan. Ketidakteguhan'a adalah lawan sepadan bagi kepengecutan sandiwara yang aku buat2. Bisakah ia menang dan menaklukkanku? Untung'a ia tak terperdaya. Sejauh daya pikir'a layak aku mempermainkan kata hingga logika'a akan terus meningkat dan akhirnya bisa membaca isyarat kebencian palsu yang berupa bongkahan cinta dalam bentuk tekanan parsial. Sikap dan kataku tak selaras bagai azas le chatelier. Ketertutupan adalah katalis agar sikap terlalu mudah jatuh cinta'a musnah. Hingga dalam berbagai fase dia tetap dia dan tetap mencintaiku. Bila kuberi dia jalan maka berarti telah reversible ikatan kita. Bukan lagi van der walls, hidrogen namun dipol2 atau kovalen raksasa. Sebuah titik aktivasi akan mengunci arah pandang cinta'a menuju keabadian. Kalau lah bukan untukku, buat apa lelah sedari awal menahan dahaga hingga kering'a bagai fatamorgana dalam laut merah. Ikatan'a kompleks bagai ion negatif poliatomik yang tak berbilang, terasa sangat butuh sengat cinta elektron. Haruslah setara lari ku pada golongan bervalensi lebih 3 menutup celah. Maka sempurnalah senyawa antar kita. Butuh kesabaran lebih untuk mendapatkan kesetiaan. Lebih dari kesabaran. Penghitungan orde, dan luapan emosi bagai tarikan sesaat hanya akan membunuh domain kesungguhan. Sungguh tak lazim memaksakan takdir akhir pada sebuah kondisi jika salah satu timpang sadar, bahwa permainan'a adalah sebuah silat paksa. Naif terjadi sebuah pertikaian mesra pada waktu yg salah namun pada orang yg benar. Tunggulah hingga seorang yang benar tak pergi pada saat yang tepat. Daripada selalu salah disaat terus dirasa tepat.

Apa yang bisa anda dapatkan? Tak ada? Mungkin imajinasi anda sedang terkekang oleh emosi dan logika anda terjepit rasa malas? Jika ada, anda beruntung, apapun itu silahkan tinggalkan comment anda,,

Komentar