Divalovanoat

Malam terlelang halu candu
Terpana legam penat sendu
Semu berontak berukir waktu
Diiringi memar rintihan lagu

Gema bayang cahaya menari
Meruah pekat terujung marah
Pun merebah hendak terjamah
Kias ilusi datanglah buih pagi

Serdadu jenuh merengkuh haru
Tertatap pandang menantang
Terjejal hingga pula meradang
Maka tak tersentuh tentu

Engkaulah Sang Perusak Pandang,

Komentar