#5 - A/B

Review

Kalau ini tulisan gue waktu SMA
Waktu masih anget-angetnya nih
Belum ngerti apa-apa, cinta itu apa? lol
Isinya kimia doang
Zaman masih beloon banget
Cuek sana-sini, bikin orang penasaran kerjaannya

Tulisan ini pernah gue tulis di salah satu jejaring sosial
Pada iseng kali ya, banyak banget yang komen
Pilih A lah, pilih B lah
Mereka gak tau aja kalau yang nulis sama jahatnya

Oh iya gue inget
Sedikit nyebelin sih
Ada yang komen bilang gini
"Bal, kalo bisa bikin perempuan suka, belajar juga cara bikin perempuan balik benci"

Gue pikir iya juga ya
Mungkin kita bisa menclok sana menclok sini
Main hati sama ini, sama yang itu

Tapi kan yang bisa kita miliki cuma satu
Bisa sih lebih dari satu tapi pegel juga
Gue aja kadang gak adil sama diri gue sendiri

Gue kadang juga mikir berapa orang yang udah gue sakitin
Tanpa gue ngomong apa-apa
Kadang diem aja bisa salah

Diem itu bagi gue seni paling indah
Level tertinggi dari sebuah penciptaan
Ngomong bisa salah ngomong
Diem gak akan ada salah diem

Percaya gak?
Orang suka didiemin bisa makin suka
Orang suka diladenin bisa balik benci
Coba renungin deh bentar

Makanya kalo suka diem-diem aja kelitikin jangan banyak ngomong :p

Kedua lelaki beradu kata romantis :
Lelaki A dan B.

Malam
A : Malam tak pernah menghantarkan kerinduanku akan'a dengan hanya berdiam diri, namun dalam gelap'a akan membuat kerinduan itu terus tumbuh dengan tegas memperbudak pikirku hingga makinlah ku mencintai'a.
B : Malam bagiku bukti lebih dari cinta, bintang yang kutatap bersama'a terdengar merintih iri karena kumpulan dari mereka diciptakan tak saling berpasangan. Padahal kilauan cahaya'a syarat kehidupan.

Bunga
A : Tak diciptakan seorang hawa tanpa setangkai bunga, diciptakan pula aliran sungai dan rindang dedaunan dihadapan'a agar keindahan bergetar dalam tubuh seorang adam. Begitulah driku dan diri'a.
B : Luas'a ladang bunga tak lebih berarti dari senyum'a. Ladang bunga hanya memberi keindahan, sedangkan senyum'a melengkapi dengan kehidupan.

Tatapan
A : Tatapan mata'a membuat kubangan dalam relung hati terisi hingga meluap, terasa luapan'a membutakan aku pada selain'a. Tembuslah hasrat dari batas dari ruang dan waktu.
B : Tatapan'a membuat ku meradang. Jurang2 kelopak mata'a yang dalam sempat kulihat hingga terayun ku terjatuh. Bodoh'a ku hanya tersenyum melihat darah yang beraliran karena'a.

Siapa yang anda pilih ?

Komentar