Gentleman

Gentle man

Gue pernah ngalamin fase takut deket perempuan, malu deket perempuan, gak berani deket perempuan
Fase sangat pemalu dan pendiam
Terus gue beranjak ke fase mulai berteman dengan perempuan
Mulai punya banyak teman perempuan
Jadi pendengar yang baik
Mulai suka ke perempuan
Mulai suka basa basi
Ngutarain perasaan
Saling memiliki
Tidak siap kehilangan
Terus kehilangan
Nganggap semua sama aja
Putus asa
Bangkit
Makin banyak temen perempuan lagi
Susah buat percaya perempuan
Dikatain PHP
Jadi cool
Makin cool
Cool akut
Bertindak sebagai good boy
Ngobrol sebagai bad boy
Suara gue makin membius
Datang pergi semaunya
Dicintai orang tapi gak bisa bales
Mencintai orang tapi malah pergi
Lupa mencintai diri sendiri
Gue ditempa Tuhan
Ditempa hati yang cair tapi mudah beku
Terlalu beku, sangat dingin
Ditempa waktu
Ditempa pilihan
Ditempa banyak pilihan
Ditempa pilihan yang salah
Ditempa kebohongan dan pengkhianatan
Dijauhkan dari kedamaian
Dibutakan secara gila
Dan gue sadar sekarang
Jadi seorang badboy atau goodboy gak akan pernah membawamu pada wanita berkelas
Itu fase gue untuk menjadi seorang pria

Ketika jadi seorang goodboy, kamu hanya akan jadi pelayan bagi perempuan
Ketika jadi seorang badboy, kamu hanya akan mempermainkan perempuan
Ada fase antara yang perlu gue kuasai
Fase kalibrasi yang gak semua pria bisa kuasai
It's called the gentleman phase ...

Berdiri tegak mata ke depan
Respek pada semua wanita dan hanya setia pada satu, setia yang menyenangkan
Tau kapan harus bilang sexy, sayang, cinta, cantik atau diam
Tau kapan harus bicara atau diam
Meminta maaf hanya setelah layak mendapatkan kata maaf
Tau caranya mendapatkan dan menjaga seorang wanita
Berkata untuk menyampaikan visi, bukan janji, sisanya bukti
Candaan berkelas
Mengajak wanita berjuang, bukan memperjuangkan wanita
Memilih dan menentukan
Tidak terlibat kompetisi hanya untuk satu wanita
Menjadi 0, bukan menjadi 1
Selalu tenang, bahkan menciptakan ketenangan
Tau cara menenangkan hati ibunya sendiri, indikator dia bisa mendapatkan hati sang wanita dan keluarganya
Tau cara dapetin wanita manapun dengan cepat, tapi memilih untuk dapetin wanita yang hanya untuk selamanya
Tau kapan harus pergi dan bertahan, tidak memelas, merengek atau ngeluh
Selalu punya waktu, bahkan hanya untuk mengatakan I love you
Gentleman itu permanen, bukan rekayasa saat diluar rumah doang
Gak pernah nuntut, selalu memberi
Menerima apa adanya
Tidak pernah ngontrol wanita, karena wanita udah punya ayah
Gak moody, heartless but faithful
Gak pernah bandingin sang wanita dengan wanita lain
Gak pernah maksa
Tegas
Gak pernah nyangkal atau pake alesan, semua logis
Kebohongan hanya akan membuatnya gagal menjadi seorang gentleman
Menjadikan seorang wanita sebagai seorang ratu, karena seorang pria adalah raja
Stay cool

I love you since I know you. I am a man then you are my woman. Simplify your life and love. Loveless and endless.

Satu lagi, buat renungan.
Kesetiaan itu mahal, kita gak akan nemuin itu pada sosok yang murahan.
Ketika seorang murah datang dia akan sadar, gue terlalu murah buat kamu.

Regards,

Iqbal




Komentar